Scroll untuk baca artikel
Berita

Peringatan Baru BMKG: RI Siaga Hujan Lebat – Waspada Awan Cumulonimbus

34
×

Peringatan Baru BMKG: RI Siaga Hujan Lebat – Waspada Awan Cumulonimbus

Sebarkan artikel ini

TEGALPOS.COM –

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, serta Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca pada pada waktu Hari Raya Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili yang digunakan bertepatan pada hari Sabtu, 10 Februari 2024. Tak cuma itu, BMKG juga mengeluarkan prakiraan cuaca pada ketika pemilihan 2024 yang dimaksud akan diselenggarakan pada 14 Februari nanti.

“Pada bulan Februari 2024, ada dua insiden penting, yaitu Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili juga Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Saat periode tersebut, diprakirakan kondisi cuaca cukup dinamis sehingga perlu menjadi perhatian untuk warga masyarakat,” kata Deputi Area Meteorologi BMKG Guswanto pada keterangan dalam situs resmi, Rabu (7/2/2024).

Dia menjelaskan, model prakiraan cuaca menunjukkan beberapa fenomena atmosfer yang dimaksud terpantau cukup signifikan kemudian dapat memicu peningkatan curah hujan di tempat wilayah Indonesia.

Fenomena yang dimaksud antara lain:

– Aktivitas Monsun Asia yang mana mempengaruhi wilayah prospek pembentukan hujan dalam wilayah Indonesia Bagian Tengah juga Selatan

– Gelombang ekuator Rossby juga Kelvin di tempat sekitar wilayah Indonesia bagian berada dalam dan juga timur masih aktif, turut memicu pembentukan awan hujan

– Terbentuknya pola belokan lalu rapat angin yang dimaksud memanjang pada wilayah Indonesia bagian Tengah serta Selatan termasuk Sumatra, Jawa, juga Kalimantan sebagai dampak dari penguatan angin Monsun Asia.

“Berdasarkan kondisi tersebut, wilayah yang perlu diwaspadai untuk Kemungkinan Hujan Sedang-Lebat,” tambah Guswanto.

“Secara umum pada pada waktu Imlek (10 Februari) terdapat peluang hujan intensitas sedang hingga lebat dalam wilayah Kota Bogor kemudian Daerah Perkotaan Bogor pada siang hingga sore hari, sementara itu hujan ringan berpotensi terjadi pada wilayah DKI Jakarta, Wilayah Tangerang, Tangerang Selatan, dan juga Bekasi pada siang hingga sore hari,” paparnya.

Lalu, pada pada waktu Pemilu, cuaca pada Jabodetabek umumnya akan berawan pada pagi-siang hari.

“Terdapat kemungkinan hujan ringan di area wilayah Jabodetabek pada waktu siang mendekati sore hari,” sebut Guswanto.

Wilayah yang digunakan diprediksi mengalami hujan Sedang-Lebat pada ketika Imlek adalah:

Kepulauan Bangka Belitung
Bengkulu
Lampung
Banten
DKI Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Jawa Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Timur
Kalimantan Utara
Kalimantan Selatan
Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Maluku Utara
Papua Barat
Papua.

Wilayah yang mana diprediksi mengalami hujan Sedang-Lebat pada periode Pemilu, 13-15 Februari 2024 adalah:

Kepulauan Bangka Belitung
Kepulauan Riau
Riau
Jambi
Sumatra Barat
Sumatra Selatan
Bengkulu
Lampung
Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Maluku Utara
Papua Barat
Papua.

Aktifitas warga ketika genangan air melanda pada wilayah Cipinang Melayu, Jakarta, (31/1/2024). Pemprov DKI DKI Jakarta melaporkan kenaikan tinggi muka air di tempat Pos Pantau Sunter Hulu usai hujan mengguyur banyak wilayah di tempat Jakarta. Pos Sunter Hulu sekarang statusnya naik menjadi bahaya atau Siaga 1. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)Foto: Aktifitas warga ketika genangan air melanda di dalam wilayah Cipinang Melayu, Jakarta, (31/1/2024). Pemprov DKI Ibukota melaporkan kenaikan tinggi muka air di dalam Pos Pantau Sunter Hulu usai hujan mengguyur beberapa jumlah wilayah di area Jakarta. Pos Sunter Hulu saat ini statusnya naik menjadi bahaya atau Siaga 1. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Penerbangan Waspada

BMKG juga mengingatkan adanya kemungkinan Awan Cumulonimbus (CB) dengan persentase cakupan spasial >75% (FRQ/ Frequent).

Diprediksi akan terdapat dalam wilayah:

Riau, Selat Malaka bagian selatan, Kepulauan Batam, Kepulauan Lingga, Selat Berhala, Sumatra Selatan, Perairan Selatan Cianjur – Garut, Jawa Tengah, Laut Natuna, Sulawesi Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, juga Perairan Amamapare – Agats bagian selatan.

Selain itu, BMKG menyampaikan peringatan peluang gelombang perairan pada tanggal 10-15 Februari 2024. Yaitu, ada peluang gelombang kategori sedang/ moderate (1,25-2,5 meter) serta kategori tinggi/ rough (2,5-4 meter).

BMKG pun merekomendasikan agar semua pihak melakukan persiapan, diantaranya:

– menegaskan kapasitas infrastruktur serta sistem tata kelola sumber daya air siap untuk mengantisipasi peningkatan curah hujan.

– melakukan penataan lingkungan dengan tiada membuang sampah sembarangan kemudian tidak ada melakukan pemotongan lereng atau penebangan pohon yang tersebut tidaklah terkontrol dan juga melakukan acara penghijauan secara tambahan masif.

– melakukan pemangkasan dahan dan juga ranting pohon yang tersebut rapuh dan juga menguatkan tegakan/tiang, dan juga papan reklame/baliho agar tak roboh tertiup angin kencang.

– tambahan mengintensifkan koordinasi, sinergi, kemudian komunikasi antar pihak terkait untuk kesiapsiagaan antisipasi bencana hidrometorologi.

– dan, terus memonitor informasi perkembangan cuaca dan juga peringatan serius dini cuaca ekstrem dari BMKG, secara lebih lanjut rinci juga detail untuk tiap kecamatan di dalam seluruh wilayah Indonesia, melalui berbagai sistem media BMKG.

Artikel Selanjutnya China Tiba-tiba Keluarkan Peringatan Dini, Ada Petaka Apa?

SUMBER CNBC.COM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *