Scroll untuk baca artikel
Ibu menggugat Tesla setelah anak berusia 2 tahun mengendarai Model X dan menabraknya

Seorang ibu di California telah mengajukan gugatan terhadap Tesla setelah anaknya yang berusia 2 tahun dapat menyalakan Model X dan menabraknya.

Insiden itu terjadi pada bulan September 2022, ketika ibu, Jennifer Zhang, sedang membongkar belanjaan dari bagasi Model X-nya di garasi rumah mereka. Anak lelakinya yang berusia 2 tahun, JD, berada di kursi penumpang depan.

Zhang mengatakan dia lupa mengunci mobilnya, dan JD dapat merangkak ke kursi pengemudi dan menginjak pedal gas. Mobil itu kemudian meluncur mundur dan menabrak Zhang, yang berada di belakang mobil.

Akibat kecelakaan itu, Zhang mengalami patah tulang rusuk dan cedera pada bahu dan lehernya. JD tidak terluka.

Dalam gugatannya, Zhang mengklaim bahwa Tesla lalai dengan tidak merancang mobilnya dengan fitur keamanan yang cukup untuk mencegah anak-anak menyalakannya tanpa izin orang dewasa. Dia juga menuduh Tesla gagal memperingatkan pelanggan tentang potensi bahaya yang ditimbulkan oleh anak-anak yang mengoperasikan kendaraan.

Tesla belum mengomentari gugatan tersebut.

Fitur keselamatan Tesla untuk anak-anak

Tesla Model X dilengkapi dengan sejumlah fitur keselamatan untuk anak-anak, termasuk:

* Penguncian pintu otomatis saat kendaraan sedang melaju
* Mode Anak, yang menonaktifkan fitur-fitur tertentu, seperti kontrol iklim dan hiburan
* Pemberitahuan peringatan tempat duduk belakang, yang mengingatkan pengemudi jika mereka meninggalkan anak atau hewan peliharaan di dalam mobil

Namun, fitur-fitur ini tidak selalu cukup untuk mencegah anak-anak menyalakan kendaraan atau menyebabkan kecelakaan. Penting bagi orang tua dan pengasuh untuk mengambil tindakan pencegahan tambahan, seperti selalu mengunci mobil mereka dan tidak pernah meninggalkan anak-anak tanpa pengawasan di dalam kendaraan.

Ibu menggugat Tesla setelah anak berusia 2 tahun mengendarai Model X dan menabraknya Seorang ibu di California telah mengajukan gugatan terhadap Tesla setelah anaknya yang berusia 2 tahun dapat menyalakan Model X dan menabraknya. Insiden itu terjadi pada bulan September 2022, ketika ibu, Jennifer Zhang, sedang membongkar belanjaan dari bagasi Model X-nya di garasi rumah mereka. Anak lelakinya yang berusia 2 tahun, JD, berada di kursi penumpang depan. Zhang mengatakan dia lupa mengunci mobilnya, dan JD dapat merangkak ke kursi pengemudi dan menginjak pedal gas. Mobil itu kemudian meluncur mundur dan menabrak Zhang, yang berada di belakang mobil. Akibat kecelakaan itu, Zhang mengalami patah tulang rusuk dan cedera pada bahu dan lehernya. JD tidak terluka. Dalam gugatannya, Zhang mengklaim bahwa Tesla lalai dengan tidak merancang mobilnya dengan fitur keamanan yang cukup untuk mencegah anak-anak menyalakannya tanpa izin orang dewasa. Dia juga menuduh Tesla gagal memperingatkan pelanggan tentang potensi bahaya yang ditimbulkan oleh anak-anak yang mengoperasikan kendaraan. Tesla belum mengomentari gugatan tersebut. Fitur keselamatan Tesla untuk anak-anak Tesla Model X dilengkapi dengan sejumlah fitur keselamatan untuk anak-anak, termasuk: * Penguncian pintu otomatis saat kendaraan sedang melaju * Mode Anak, yang menonaktifkan fitur-fitur tertentu, seperti kontrol iklim dan hiburan * Pemberitahuan peringatan tempat duduk belakang, yang mengingatkan pengemudi jika mereka meninggalkan anak atau hewan peliharaan di dalam mobil Namun, fitur-fitur ini tidak selalu cukup untuk mencegah anak-anak menyalakan kendaraan atau menyebabkan kecelakaan. Penting bagi orang tua dan pengasuh untuk mengambil tindakan pencegahan tambahan, seperti selalu mengunci mobil mereka dan tidak pernah meninggalkan anak-anak tanpa pengawasan di dalam kendaraan.

Otomotif

Wanita California Gugat Tesla, Tuduh Cacat Desain Sebabkan…

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.