Scroll untuk baca artikel
Otomotif

Erick Thohir minta para pelaku pengaturan pertandingan dihukum keras

69
×

Erick Thohir minta para pelaku pengaturan pertandingan dihukum keras

Sebarkan artikel ini

Ibukota – Ketua Umum PSSI Erik Thohir meminta-minta agar para pelaku juga semua pihak yang mana terlibat pada pengaturan pertandingan dijatuhi hukuman keras, agar sepak bola Nusantara dapat melakukan aksi ke arah yang dimaksud lebih banyak baik.

Sebelumnya dugaan terhadap adanya pengaturan pertandingan dalam liga sepak bola Indonesia ke setiap tingkatan mulai Kejuaraan 1, Kejuaraan 2 kemudian seterusnya kerap terdengar. Bahkan ada beberapa tindakan hukum yang tersebut sudah ada mendapatkan hukuman dari PSSI dan juga pihak kepolisian.

“Tentu hukuman untuk matchfixing kita akan keras, ya kemaren saya telah menerima kelompok dari Polri, dari (Direktur Operasional PT LIB) Pak Asep (Saputra), sebagai bagian dari Bareskrim untuk meyakinkan penegakkan terhadap isu pengaturan pertandingan di dalam Kompetisi 2 harus kita berantas habis. Pak Kapolri sudah ada memberikan hak-hak untuk Pak Asep untuk berubah menjadi bagian dari tim satgas untuk sanggup menjamin tak ada hal-hal seperti ini,” kata Erick di konferensi pers ke Gedung Danareksa, Jakarta, Kamis.

“Pak Kapolri telah memberikan tadi hak-haknya untuk Pak Asep untuk berubah menjadi bagian daripada grup Satgas untuk dapat menegaskan bukan ada hal-hal seperti ini.

Selain pengaturan pertandingan, hal-hal teknis lain seputar sepak bola, seperti agen pemain, juga mendapat sorotan dari Erick.

“Pak (Direktur PT LIB) Ferry (Paulus) juga memaparkan bagaimana untuk juga sertifikasi agen pemain. Jangan juga agen-agen ini jadi mafia baru, jual-beli, skor. Pemain ini tidaklah usah main, pemain ini cedera diatur-atur oleh dia,” tegas sosok yang dimaksud juga merupakan Menteri BUMN itu.

“Ini juga agen yang main-main pengaturan pertandingan, penjarakan. Jadi ini kita mau benar-benar bersih. Jangan sampai kita telah menyusun jadwal tiga tahun, sudah ada bagi tugas-tugas klub, telah ada VAR, sudah ada wasitnya lebih banyak baik, pemilik-pemilik klub telah juga komitmen klub licensing, tapi masih ada oknum-oknum. Ini adalah kita sikat,” pungkas Erick.

Artikel ini disadur dari Erick Thohir minta para pelaku pengaturan pertandingan dihukum keras

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *